Rabu, 03 Juni 2015

Dilantik, Forum Guru Ngaji Majalengka Tegaskan Pertahankan Aswaja

Majalengka, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Forum Silaturahmi Guru Ngaji (FSGN) Kabupetan Majalengka resmi dilantik, Kamis (13/03) di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Jawa Barat.

Pelantikan dipimpin langsung oleh KH. Adang Badrudin (Abah Cipulus) pengasuh Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta selaku Ketua Umum DPP FSGN Jawa Barat didampingi oleh KH Maman Imanulhaq, pengasuh Pesantren Al-Mizan sekaligus Ketua Dewan Penasehat FSGN Kabupaten Majalengka dan jajaran pengurus DPP FSGN lainnya.

Dilantik, Forum Guru Ngaji Majalengka Tegaskan Pertahankan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Dilantik, Forum Guru Ngaji Majalengka Tegaskan Pertahankan Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Dilantik, Forum Guru Ngaji Majalengka Tegaskan Pertahankan Aswaja

Dalam sambutannya, KH. Adang Badrudin berpesan agar pengurus dan anggota FSGN Majalengka yang baru dilantik dapat solid dalam menjalankan amanat organisasi sebagai wadah perjuangan bagi guru-guru ngaji yang selama ini kerapkali masih diabaikan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu ketua terpilih Forum Silaturahmi Guru Ngaji (FSGN) Kabupaten Majalengka, M Zanel Muhyidin, menyebutkan bahwa salah satu perjuangan FSGN adalah memperjuangkan dan mempertahankan serta melestarikan paham  dan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dengan berpedoman kepada Al-Qur’anul Karim, Hadits Nabi, Ijma Ulama dan Qiyas Mu’tabar.

“Kita berupaya membentengi dan menjaga tradisi salafussolihin dan kearifan tradisi lokal masyarakat,” tegasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Lebih jauh disebutkan, forum guru ngaji ini mencakup seluruh guru ngaji baik yang mengajar ngaji di  pondok pesantren, majlis ta’lim, masjid jami’ , mushola, dan rumah. 

Selanjutnya menurut Zaenal, agar forum ini sampai ke akar rumput dan dapat dirasakan manfaatnya  maka ditingkat kecamatan dan desa akan dibentuk  juga FSGN. 

“Kita akan akan wadahi, fasilitasi, dan perjuangkan nasib guru-guru ngaji di pelosok kampung-kampung yang selama ini telah konsisten tulus mengabdi mencerdaskan umat, walaupun nasib mereka tidak pernah ada yang memperhatikan,” pungkas kang Zaenal. (Ade Duryawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah News, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah