Kamis, 09 Agustus 2012

Sekularisme Lokal

Suatu hari KH Masduqi Mahfudz (alm. Rais Syuriyah PBNU) diundang oleh kepala preman dan pencopet di Malang agar memberi pengajian di rumahnya.

Seusai pengajian, KH Masduqi Mahfudz bertanya kepada kepala preman itu.

Sekularisme Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekularisme Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekularisme Lokal

“Sampeyan itu kan preman dan pencopet, kok ngundang saya untuk memberi pengajian?”

Sang preman menjelaskan:

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Begini kiai, walaupun saya ini preman dan pencopet, saya tetap ingin beribadah. Ngaji itu ibadah kiai, lha nyopet itu kerja. Ngaji ya ngaji kyai, kerja ya kerja. Jangan dicampur-campur!”

Kiai Masduqi Mahfudz tertawa dengan keras ketika menceritakan peristiwa tersebut. Katanya, sang kepala preman dan pencopet itu telah menerapkan faham sekularisme meskipun tingkat lokal. (Muhammad Nuh)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Anti Hoax Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah